
Mengenal Apa itu Affiliate Marketing dan Manfaatnya
May 5, 2021Dalam dunia bisnis online, Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah affiliate marketing. Cara pemasaran ini sering dianggap sebagai ladang basah untuk mendatangkan keuntungan. Namun begitu, sebenarnya ada banyak tantangan yang mesti dihadapi dalam menjalankan bisnis marketing ini. Menjadi seorang affiliate kenyataannya tak semudah yang dibayangkan, lho.
Kesalahan Bisnis Affiliate Marketing
Ketika seseorang ingin mencari tambahan uang dengan menjadi affiliate marketer, maka ada banyak hal yang harus ia pelajari. Mereka harus memiliki banyak pengalaman dan melakukan split test berkali-kali sehingga menemukan teknik terbaik dalam menjalankan affiliate marketing. Namun bagi pemula, tentu hal wajar bila sering melakukan kesalahan saat menjalankannya. Bahkan, mereka yang sudah berpengalaman pun masih ada yang melakukan kesalahan.
Nah, berikut ini ada beberapa kesalahan yang biasa dilakukan saat menjalankan bisnis affiliate marketing.
1. Banyak Melakukan Hard Sell
Kesalahan dalam menjalankan affiliate marketing pertama adalah terlalu banyak melakukan hard selling. Hindari penggunaan kata hard selling pada link seperti “Order Sekarang”, “Beli Sekarang”, atau “Ayo Beli” karena akan terkesan memaksakan. Sebagai penggantinya, perbanyak konten dalam website Anda yang lebih mengedukasi pembaca sehingga membuat mereka tertarik membeli melalui link website Anda.
2. Ikut Program Affiliate Marketing Lain
Terlalu mengikuti program affiliate marketing lain bisa jadi kesalahan anda berikutnya. Sebagai pemula, tentu tidak ada larangan untuk mengikuti banyak program affiliate marketing. Namun, hal ini dapat membuat konsentrasi anda terpecah. Oleh karenanya, jangan terpengaruh terhadap program tersebut dan fokuslah pada affiliate yang sedang anda jalankan sekarang.
3. Salah Pilih Program Afiliasi
Salah memilih program afiliasi bisa menjadi kekeliruan anda dalam menjalankan bisnis affiliate marketing di awal. Iming-iming komisi besar yang ditawarkan boleh jadi faktor yang membuat anda join dengan program afiliasi tersebut. Oleh karenanya, sebelum memilih program afiliasi, sebaiknya lakukan riset terlebih dahulu tentang produk yang ingin Anda jual. Setelah benar-benar yakin, Anda bisa memulainya dengan penuh semangat.
4. Tergoda dengan Affiliate Marketing Baru
Kesalahan lainnya adalah tergoda dengan program affiliate baru. Umumnya, affiliate baru akan menawarkan kepada mereka yang mau bergabung dengan berbagai fitur dan bonus yang menggiurkan. Di sinilah, masih banyak affiliate marketer yang tergoda sehingga bisnis affiliate yang telah dijalankan menjadi tidak maksimal atau gagal.
5. Website Kurang Menarik
Bisnis affiliate marketing sangat mengandalkan website sebagai bagian dari promosi dan pencantuman link pembelian. Oleh karenanya, anda mesti perhatikan konten-konten di dalam website supaya dapat menarik pengunjung. Website juga akan lebih disukai pengunjung dengan menampilkan interface yang menarik serta tombol navigasi yang user friendly.
6. Tidak Punya Website Sendiri
Kesalahan selanjutnya adalah tidak memiliki website sendiri. Sudah menjadi keharusan bagi yang menjalankan bisnis afiliasi untuk memiliki website pribadi. Dengan memiliki website, anda bisa bebas melakukan promosi produk dan membuat bermacam-macam review tentang produk tersebut. Selain sebagai identitas Anda, domain website Anda juga akan semakin terkenal sehingga produk-produk anda berpeluang terjual cepat.
7. Kurang Memperhatikan Link Affiliate
Kesalahan lainnya adalah tidak memperhatikan link affiliate. Dalam hal ini affiliate marketer tidak melacak link affiliate yang digunakan. Ini memang menjadi kesalahan kecil, namun anda tidak bisa mengetahui produk yang terjual. Dengan begitu, anda tidak bisa memaksimalkan dan melakukan scale up terhadap produk-produk tersebut. Padahal, momen ini menjadi goals anda untuk memprediksi keuntungan di masa depan. Supaya memudahkan dalam melacak link affiliate, anda bisa menggunakan layanan shortener url seperti bitly.com, goo.gl, dan sebagainya.



